Rahasia Kulit Sehat Tanpa Flek Hitam
Penggunaan tabir surya itu sangat krusial untuk mencegah flek hitam.
Lamongan – Flek hitam seringkali menjadi momok yang mengganggu kepercayaan diri, terutama bagi kaum hawa. Banyak yang menganggap masalah kulit ini muncul secara tiba-tiba saat memasuki usia matang.
Memahami keresahan masyarakat akan kesehatan kulit, Poli Kecantikan atau Soegiri Aesthetic di RSUD dr Soegiri Lamongan hadir memberikan edukasi mendalam sekaligus solusi medis yang komprehensif.
Dokter Spesialis Kecantikan Soegiri Aesthetic, dr. Ridha Ramadina Widiatma, SpDV, M.Ked.Klin, mengungkapkan bahwa flek hitam secara medis umum disebut sebagai hiperpigmentasi.
Meskipun rata-rata penderita mengeluhkannya saat memasuki usia 30 tahun ke atas, namun proses pembentukannya terjadi melalui akumulasi yang panjang.
"Sebenarnya pembentukannya mungkin dari sebelum usia 30 tahun. Ini sangat dipengaruhi oleh kebiasaan penggunaan skincare, penggunaan hormon, dan faktor eksternal lainnya," tutur dr. Ridha, Senin (20/4/2026).
Matahari dan Hormon: Pemicu Utama yang Perlu Diwaspadai

Menurut dr. Ridha, musuh utama kulit yang memicu flek hitam adalah paparan sinar matahari langsung. Radiasi ultraviolet (UV) merangsang produksi melanin berlebih yang kemudian menumpuk di permukaan kulit. Selain matahari, faktor internal seperti penggunaan alat kontrasepsi (KB) hormonal pada wanita juga mempercepat munculnya bercak gelap tersebut.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah pengabaian penggunaan tabir surya (sunscreen) sejak dini.
"Penggunaan tabir surya itu sangat krusial. Jika baru mulai memakai tabir surya di usia 30 tahun ke atas saat flek sudah muncul, sebenarnya itu sudah terhitung telat untuk langkah pencegahan. Namun, tetap lebih baik daripada tidak sama sekali," katanya.
Solusi Modern di Soegiri Aesthetic: Dari Topikal Hingga Teknologi Laser
Bagi warga Kabupaten Lamongan, kini tidak perlu jauh-jauh mencari perawatan kulit berkualitas. Soegiri Aesthetic menawarkan rangkaian terapi yang disesuaikan dengan kondisi kulit pasien (personalized treatment).
Untuk pencegahan, tersedia berbagai jenis tabir surya mulai dari sediaan oles (topikal), spray, hingga inovasi terbaru dalam bentuk oral. Sedangkan bagi yang sudah memiliki flek hitam, dr. Ridha memaparkan beberapa tindakan medis yang efektif:
• Chemical Peeling: Penggunaan cairan khusus untuk mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan wajah.
• Laser Therapy: Menargetkan langsung pada pigmen atau sumber hiperpigmentasi agar flek lebih cepat pudar.
• Injeksi Skinbooster: Prosedur penyuntikan kombinasi bahan aktif seperti Asam Traneksamat, Vitamin C, dan Hyaluronic Acid untuk mencerahkan sekaligus melembapkan kulit secara mendalam.
Kunci Utama: Ketekunan dan Biaya yang Terjangkau
Menepis anggapan bahwa perawatan kulit harus mahal, dr. Ridha menjelaskan bahwa terapi utama berupa krim pencerah dan pelindung sebenarnya sangat terjangkau untuk penggunaan sehari-hari. Tindakan medis seperti laser atau skinbooster bersifat opsional untuk mempercepat hasil.
Namun, dr. Ridha menitipkan pesan penting bagi para wanita di Lamongan mengenai kunci keberhasilan pengobatan kulit.
"Flek hitam bukan masalah ringan, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Kuncinya adalah tekun dan sabar. Banyak yang ingin instan, padahal penggunaan krim dan terapi harus dilakukan secara teratur. Tidak bisa hanya sekali dua kali lalu berharap langsung hilang," ucap dr Ridha, Dokter Spesialis di Soegiri Aesthetic RSUD dr Soegiri Lamongan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

