https://lamongan.times.co.id/
Opini

Ketika Dosa Menjadi Penghalang Nikmat Wukuf di Arafah

Senin, 02 Februari 2026 - 08:30
Ketika Dosa Menjadi Penghalang Nikmat Wukuf di Arafah Wukuf di Arafah adalah bagian paling pokok dari rukun Haji yang tidak boleh ditinggalkan dalam pelaksanaan Haji. Rukun Haji ini terdiri dari ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadhah, sai, dan tahalul. Wukuf di Arafah ini dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah.

TIMES LAMONGAN, MALANG – Manusia itu tempat salah dan dosa, nabi-pun menyatakan bahwa setiap anak turun Adam Adam itu pasti pernah bersalah dan dosa, namun sebaik-baik orang yang bersalah dan berdosa, dia mengakui kesalahan dan dosa-dosanya. Allah SWT juga sangat mencintai orang-orang yang bertaubat atas kesalahan dan dosanya. 

Setiap kebaikan yang dikerjakan juga akan menjadi pelebur dosa, sampai-sampai Allah SWT menggunakan “sesungguhnya kebaikan-kebaikan benar-benar menghilangkan keburukan (dosa-dosa)” (QS. Hud (114). Ketahuilah, sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertaubat, maka tidak mungkin Allah SWT hamba-hamba yang telah menjadi kekasih-Nya”. Rasulullah SAW bernah berkata “orang yang bertaubat dari dosa-dosa, bagaikan orang yang tidak berdosa”.

Imam Al-Ghazali menganjurkan bertaubat kepada setiap orang yang akan menunaikan ibadah haji. Maka, sebelum ibadah haji hendaknya manusia intrpokesi diri (muhasabah), barangkali pernah menyakiti kedua orangtuanya, pernah menyakiti pasanganya, pernah menyakiti putra-putrinya, pernah menyakiti rekan dan koleganya. Menyadari bahwa semua kesalahan baik disengaja atau tidak yang pernah dilakukan, segera meminta maaf. Jika terkait dengan urusan materi, hendaknya segera dipenuhi. Jika pernah menyakiti dengan lisan, maka hendaknya segera minta maaf.

Jika hati bening nan bersih dari beragam dosa dan noda, maka setiap langkah kaki mengelilingi Baitullah akan terasa nikmat nan lezat. Setiap ruku dan sujud akan terasa nikmat. Apalagi saat ruku dan sujud di Arafah, benar-benar terasa nikmat dan lezat, karena semua organ tubuh manusia dan hati nyambung dengan Allah SWT. Perlu diketahui bahwasanya yang menjadi penghalang lezatnya ibadah adalah adalah dosa-dosa. Orang yang sehat fisiknya pasti bisa menikmati makanan dan minuman, maka ruhani yang sehat pasti akan bisa menikmati lezatnya wukuf di Arafah.

Tidaklah aneh, jika banyak ulama-ulama yang berkali-kali menunaikan ibadah haji, karena mereka benar-benar merasakan lezatnya wukuf di Arafah. Mereka bisa merasakan kehadiran para Malaikat yang ikut serta meng-amini setiap doa. Allah-pun membanggakan hamba-hamba-Nya yang sedang wukuf di Arafah kepada para Malaikat. (*)

Malang, 31/ 1/ 2026
Abdul Adzim Irsad

Pewarta : xxx
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Lamongan just now

Welcome to TIMES Lamongan

TIMES Lamongan is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.