TIMES Lamongan/Salah satu lembaga sekolah di Kabupaten Lamongan kembali menerapkan PTM 50 persen sesuai kebijakan dari Dindik Lamongan, (Foto : Moch. Nuril Huda/TIMES Indonesia)

Dinas Pendidikan Lamongan kembali memberlakukan kebijakan 50 persen untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi SD dan SMP di Lamongan. Kebijakan ini dilakukan dalam mengant ...

TIMES Lamongan,Rabu 9 Februari 2022, 18:33 WIB
12.5K
M
Moch Nuril Huda

LAMONGANDinas Pendidikan Lamongan kembali memberlakukan kebijakan 50 persen untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi SD dan SMP di Lamongan. Kebijakan ini dilakukan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Lamongan yang mulai meningkat beberapa hari ini terakhir.

Untuk diketahui, bahwa penyebaran Covid-19 terus mengalami peningkatan yang dimulai sejak akhir bulan Januari 2022 hingga tanggal 8 Februari 2022 kemarin. Sesuai data resmi Dinas Kesehatan Lamongan terjadi kenaikan hingga saat ini menjadi 106 orang kasus aktif.  

"Mulai Selasa (9/2/2022) kemarin, kami berlakukan kembali kebijakan PTM 50 persen bagi sekolah tingkat SD hingga SMP yang ada dalam naungan Dinas Pendidikan Lamongan," kata Kepala Dindik Lamongan Munif Syarif, Rabu (9/2/2022).

article

Dijelaskan Munif, bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi demi kebaikan para siswa dan tenaga pendidik dari tingkat dasar (SD) hingga menengah (SMP). Terkait pola pelaksanaan PTM 50 persen, dirinya menyerahkan, skenarionya kepada masing-masing lembaga pendidikan.

"Pijakan saya nanti melalui Instruksi Bupati, terkait pemberlakuan PTM 50 persen yang kemudian akan kami tindaklanjuti dengan surat edaran," ucapnya.

Sebelum ada instruksi bupati, lanjut Munif, pihaknya secara pribadi bersama dengan Kabid di Dinas Pendidikan intens turun ke sekolah untuk menyampaikan kebijakan PTM 50 persen.

Gerakan ini, menurutnya, dilakukan untuk sosialisasi dan memantau perkembangan proses pembelajaran. "Kebijakan itu harus ia ambil sebagai langkah ikhtiar untuk menekan penyebaran Covid-19," tuturnya.

Kepada seluruh lembaga sekolah SD dan SMP, Munif mengimbau, untuk tetap dan harus mematuhi protokol kesehatan demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Munif juga mengaku hampir setiap hari melalukan komunikasi dengan Satgas Covid-19 Lamongan untuk menggali informasi penting tentang perkembangan seputar Covid-19, khususnya di Lamongan.

"Kebiasaan memakai masker, cuci tangan memakai sabun di air mengalir dan menjauhi kerumunan harus jadi kebiasaan hidup baru," ujar Munif, Kepala Dindik Lamongan.(*)

Kebijakan yang dilakukan Dindik Lamongan ini senada dengan seruan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jatim (Pemrov Jatim) agar semua lembaga sekolah di Jatim menerapkan PTM 50 persen akibat penyebaran Covid-19 yang makin meningkat.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Moch Nuril Huda
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Lamongan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.