Persela Dapat Suntikan 12 Sponsor, Optimistis Kembali ke Liga Satu
Persela Lamongan resmi meluncurkan 12 sponsor baru dalam gala dinner di Pendopo Lokatantra. Bupati Yuhronur Efendi mengajak seluruh elemen masyarakat solid mendukung target kembali ke Liga Satu.
Lamongan – Semangat kebangkitan Persela Lamongan menggema dalam gala dinner sekaligus peluncuran sponsor baru di jersey Laskar Joko Tingkir di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis, (12/2/2026) malam.
Acara yang dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, jajaran manajemen, pemain, official, serta para sponsor yang siap mendukung perjalanan Laskar Joko Tingkir di sisa musim ini menjadi momentum bagi Persela untuk menatap kompetisi dengan optimisme baru.
12 sponsor yang bergabung bersama Persela Lamongan di antaranya, empat sponsor utama Duta Merpati, Altop, Universitas Sunan Giri, dan Greda. Dukungan ini menjadi tambahan energi bagi tim kebanggaan masyarakat Lamongan untuk menatap target besar kembali ke Liga Satu.
Selanjutnya ada sponsorship pendukung, seperti DR. Sheild, Permata Land, Ababil Group, M - Truss dan sponshorship pendukung jersey latihan yakni, Bahan baku baja, ayam rekoso, PT Bahari sinar Baru, Agung Alumunium serta Alvaro Farm.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung Persela. Dengan penuh semangat, ia menyerukan tekad bersama untuk mengangkat kembali prestasi tim.
“Kita akan bersama-sama mengembalikan kejayaan Persela menuju Liga Satu! Menuju Liga Satu! Menuju Liga Satu! Itu semangat kita semua,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini.

Pak Yes menilai Persela bukan hanya sebuah klub sepak bola, melainkan identitas dan kebanggaan masyarakat Lamongan. Menurutnya, Laskar Joko Tingkir memiliki filosofi kuat sebagai penjelajah tangguh yang mampu menghadapi setiap tantangan.
“Persela adalah milik masyarakat Lamongan, yang rohnya adalah sebagaimana laskarnya, yakni Laskar Joko Tingkir, sebagai penjelajah yang kuat dan selalu menaklukkan lawan-lawannya,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes itu juga mengajak warga Lamongan untuk tetap solid memberikan dukungan, apapun situasinya. Ia menegaskan bahwa kerja keras menjadi kunci utama dalam meraih hasil.
“Sekali lagi, selamat kepada Persela. Mari kita terus berjuang, biarpun anjing menggonggong, semuanya berteriak apa pun, yang penting kita kerja, kerja, kerja. Kita dukung Persela, kita tepuk tangan dari luar stadion, kita support semuanya walaupun kita tidak ikut bermain di tengah-tengah lapangan. Hanya satu pikiran kita: Persela Jaya! Persela Jaya! Persela Jaya” katanya.
Pak Yes juga menanggapi adanya anggapan bahwa jumlah sponsor yang banyak dianggap tidak lazim. Ia justru melihat kondisi tersebut sebagai kekuatan kolektif yang menunjukkan Persela didukung banyak pihak.
“Ya memang ada juga sih yang mengatakan ini kok banyak sekali, nggak lazim dan sebagainya. Justru ini kekuatan kita. Kita tunjukkan bahwa Persela ini milik kita semua,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa siapapun yang merasa sebagai bagian dari Lamongan memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung Persela. “Kalau ketemu orang Lamongan di mana pun yang dikatakan apa? Persela. Makanya ini harus terus kita junjung tinggi, harus kita dorong, harus kita support semuanya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Bisnis Persela Lamongan, Pradita Aditya, menyampaikan bahwa peluncuran sponsorship baru ini menjadi bagian dari spirit kebersamaan antara manajemen, pemain, dan para mitra.
“Ini adalah spirit kita bersama. Tentunya kami dari manajemen akan melakukan yang terbaik. Mulai dari coach, pemain, dan official serta manajemen kami akan lakukan yang terbaik pastinya. Dan minimal kita bisa lebih baik lagi lah, naik daripada sebelumnya,” ujar Pradita.
Ia juga memaparkan komposisi sponsor yang mendukung Persela musim ini. “Ada empat sponsor utama yang masuk di jersey utama kami. Kemudian ada empat sponsor pendukung, dan di jersey latihan kami ada empat sponsor juga. Jadi total ada 12 sponsor yang masuk di jersey kami,” katanya.
Dengan total 12 sponsor yang terlibat, Persela Lamongan kini memiliki fondasi dukungan yang semakin luas. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan manajemen klub, Adit berharap mampu mendorong performa tim semakin kompetitif. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




