Bungkam Persis Solo di Stadion Surajaya, Persela Lamongan Catatkan Awal Manis
Gol kemenangan Laskar Joko Tingkir dicetak oleh gelandang serang Muhammad Hambali Tolib dan pemain muda Risqki Putra Utomo.
LAMONGAN – Persela Lamongan sukses mengamankan tiga poin krusial pada laga perdana Championship 2026-2027 usai membungkam Persis Solo dengan skor 2-0 di Stadion Surajaya, Minggu (13/9/2026) petang.
Dua gol kemenangan Laskar Joko Tingkir dicetak oleh gelandang serang Muhammad Hambali Tolib pada menit ke-33 dan pemain muda Risqki Putra Utomo di penghujung babak pertama pada menit ke-44.
"Alhamdulillah, kita bisa sesuai target tiga poin," ujar pelatih kepala Persela, Bima Sakti, dalam sesi post-match press conference di Stadion Surajaya.
Meski begitu, ia tak menampik bahwa laga pembuka musim selalu menyajikan beban tersendiri bagi anak asuhnya.
Persela tampil menekan sejak menit awal. Keunggulan tuan rumah dibuka pada menit ke-33 lewat sepakan akurat Muhammad Hambali Tolib usai memanfaatkan celah di lini tengah lawan.
Tak butuh waktu lama, Persela memperlebar keunggulan menjelang turun minum melalui gol Risqki Putra Utomo di menit ke-44 yang merobek jala gawang Persis Solo.
Menurut Bima, kunci kemenangan timnya tidak lepas dari kepemimpinan kapten tim, Dendy Sulistyawan, yang mengomandoi rekan-rekannya di lapangan sehingga bisa tampil spartan sepanjang 90 menit.
"Pertandingan pertama memang sangat sulit, tapi saya terima kasih kepada kapten, Dendy, yang bisa mengoordinir pemain semuanya. Bisa tampil lepas, bisa tampil menggeledak," katanya.
Meski berhasil mengamankan poin penuh di kandang sendiri, Bima menegaskan timnya tidak boleh terlena.
Evaluasi menyeluruh tetap akan dilakukan, terutama terkait efektivitas penyelesaian akhir (finishing) dan miskomunikasi di lini belakang yang sempat terjadi di awal laga.
"Hasil ini tidak membuat kami berpuas diri. Masih banyak pertandingan, ini baru awal dan menjadi motivasi ke depan karena laga-laga berikutnya akan lebih berat lagi," tutur mantan pelatih Timnas Indonesia kelompok usia tersebut.
Apresiasi juga dialamatkan Bima kepada ribu suporter setia Persela, mulai dari LA Mania hingga Curva Boys, yang memadati tribun Stadion Surajaya.
Atmosfer gemuruh sepanjang pertandingan namun tertib di stadion menjadi penyemangat utama bagi para pemain di lapangan.
Sementara itu, kapten Persela, Dendy Sulistyawan, mempersembahkan kemenangan ini secara khusus untuk seluruh elemen pendukung Laskar Joko Tingkir.
"Atmosfer stadion yang full seperti ini luar biasa, sudah lama tidak saya rasakan. Gairah sepak bola kembali lagi. Kemenangan hari ini dedicated untuk seluruh suporter," ucap Dendy.
Lebih jauh Dendy menambahkan bahwa kekompakan tim saat ini terbangun berkat suasana kekeluargaan yang ditanamkan oleh jajaran pelatih.
"Coach Bima sungguh luar biasa membangun kekeluargaan di Persela. Sebelum tanding kita selalu diingatkan bahwa kita berjuang bukan cuma untuk diri sendiri, tapi untuk keluarga di rumah. Itu yang membuat pemain tersentuh untuk memberikan segalanya," katanya.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kubu tim tamu.
Pelatih kepala Persis Solo, Ricky Nelson, menyampaikan kegagalan timnya meraih kemenangan karena telat dalam mengantisipasi pergerakan lini tengah Persela pada babak pertama, sehingga menjadi penyebab utama kekalahan.
"Kami meminta maaf, poin hari ini yang kita targetkan tidak tercapai. Memang ada banyak hal, khususnya di babak pertama yang perlu sangat-sangat dievaluasi," ujar Ricky.
Menurutnya, Persis Solo terlalu membiarkan lawan bermain di tengah sehingga Hambali punya space untuk shooting.
"Babak pertama kita belum terlalu oke mengantisipasi tiga gelandangnya Persela, apalagi nomor 10 (Caique Silva) dan Hendro Siswanto, dan Hambali pemain agak kurang cepat mengantisipasi," imbuh Ricky.
Meski ada perbaikan performa pada babak kedua, namun dikatakan Ricky belum cukup untuk membalikkan keadaan akibat terbuangnya sejumlah peluang emas serta tekanan atmosfer markas Persela.
"Babak kedua kita bisa bangkit dan sangat menguasai, mempunyai banyak peluang. Tapi terlambat ya, sehingga waktu berjalan terus dan kita tidak bisa bikin gol," tegas pelatih asal Kupang tersebut.
"Atmosfer cukup luar biasa saya pikir mengganggu juga karena penonton sangat riuh sekali. Ini akan jadi pelajaran untuk memperbaiki di game berikutnya," sambung Ricky.
Kemenangan 2-0 ini menjadi modal berharga bagi Persela Lamongan sebelum melakoni laga kandang selanjutnya melawan Persiba Balikpapan pada akhir pekan nanti. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

