Tren Baru Penyakit Jantung di Lamongan, Serang Usia 25–45 Tahun
Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr. Abdur Rohman, Sp.PD., FINASIM., M.EK. (FOTO: TIMES Indonesia)

Tren Baru Penyakit Jantung di Lamongan, Serang Usia 25–45 Tahun

Kasus penyakit jantung di Lamongan mulai bergeser ke usia produktif 25–45 tahun. RSUD dr Soegiri tekankan deteksi dini dan gaya hidup sehat.

TIMES Lamongan,Jumat 17 April 2026, 12:18 WIB
665
M
Moch Nuril Huda

LAMONGANPenyakit jantung masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Data terbaru dari RSUD dr Soegiri menunjukkan tren yang perlu diwaspadai, yakni pergeseran penderita ke kelompok usia produktif 25 hingga 45 tahun.

Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr. Abdur Rohman, Sp.PD., FINASIM., M.EK., mengungkapkan bahwa faktor risiko yang dominan di lapangan cukup beragam. Di antaranya hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes melitus, obesitas, hingga dislipidemia atau gangguan kadar lemak dalam darah.

“Faktor paling berpengaruh adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga gaya hidup sehat,” ujar dr. Abdur Rohman, Jumat (17/4/2026).

Ia menekankan pentingnya penanganan cepat atau golden period dalam kasus serangan jantung. Menurutnya, keterlambatan penanganan medis dapat meningkatkan risiko kematian secara signifikan.

“Setiap 30 menit keterlambatan penanganan serangan jantung dapat meningkatkan mortalitas secara bermakna. Pasien yang terlambat memeriksakan diri sering kali berujung pada gagal jantung kronis atau komplikasi lanjutan yang menurunkan kualitas hidup,” tuturnya.

Berdasarkan data RSUD dr Soegiri, sepanjang 2025 tercatat 17.297 pasien jantung di rawat jalan dan 373 pasien rawat inap. Sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, jumlahnya mencapai 1.396 pasien rawat jalan dan 142 pasien rawat inap.

Untuk menjawab tantangan tersebut, RSUD dr Soegiri terus memperkuat layanan. Saat ini, fasilitas pemeriksaan dan penanganan jantung telah tersedia, mulai dari EKG, echocardiografi (USG jantung), treadmill test, hingga ruang perawatan intensif jantung atau ICCU (Intensive Cardio Care Unit).

Ke depan, rumah sakit ini juga merencanakan pengembangan layanan catheterization laboratory (cathlab) guna meningkatkan mutu pelayanan serta memperkuat sistem rujukan di daerah.

“Pengembangan cathlab bertujuan agar penanganan kasus jantung dapat dilakukan secara lebih komprehensif, cepat, dan tepat,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Abdur Rohman menegaskan bahwa upaya menekan angka penyakit jantung membutuhkan kolaborasi tiga pilar, yakni masyarakat, pemerintah, dan layanan kesehatan.

Masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat dengan mengatur pola makan, rutin beraktivitas fisik, berhenti merokok, serta mengelola stres. Sementara pemerintah berperan melalui regulasi dan kampanye kesehatan, serta penyediaan fasilitas publik yang mendukung gaya hidup sehat.

Adapun layanan kesehatan difokuskan pada skrining dini, edukasi berkelanjutan, serta pengobatan dan rehabilitasi yang optimal.

Melalui program Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan edukasi melalui media sosial, RSUD dr Soegiri berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini.

“Jangan menunggu sakit. Cek kesehatan rutin dan perbaiki gaya hidup adalah kunci utama menjaga jantung tetap sehat,” ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moch Nuril Huda
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Lamongan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.