Ringankan Beban Warga, Gus Muhaimin Gelar Joyful Ramadan di Jatim
Gus Muhaimin Iskandar menggelar aksi kemanusiaan "Joyful Ramadan" dengan menyalurkan bantuan bagi warga pesisir, guru Madin, dan korban banjir di Lamongan, Gresik, serta Bojonegoro.
Lamongan – Memasuki fase krusial 10 hari terakhir Ramadan, semangat solidaritas kemanusiaan terus dipompa untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui inisiatif bertajuk "Joyful Ramadan", Gus Muhaimin Iskandar menyasar ribuan warga di kawasan pesisir dan pedalaman Jawa Timur untuk berbagi kebahagiaan.
Staf Gus Muhaimin Iskandar, Billy Ariez, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan upaya nyata menjaga api semangat masyarakat di tengah kesulitan ekonomi dan dampak bencana alam.
“Kegiatan berbagi kebahagiaan Joyful Ramadan bersama Gus Muhaimin Iskandar ini dilakukan untuk menguatkan masyarakat, sekaligus membangun solidaritas sesama serta semangat kemanusiaan, terutama pada bulan Ramadan ini,” ujar Billy Ariez, Selasa (17/3/2026).
Menyasar Akar Rumput di Titik Terpencil

Distribusi bantuan ini tersebar di tiga kabupaten utama: Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro. Sasaran penerima manfaat dipilih secara spesifik dari kalangan yang paling membutuhkan, mulai dari fakir miskin, guru Madrasah Diniyah (Madin), nelayan, hingga petani di pelosok desa.
Billy berharap intervensi ini mampu memberikan ketenangan batin bagi warga menjelang hari kemenangan.
“Semoga bantuan yang diterima dapat meringankan beban mereka, sehingga dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan keceriaan bersama keluarga tercinta,” ucapnya.
Oasis bagi Korban Banjir di Lamongan
Khusus di Kabupaten Lamongan, agenda Joyful Ramadan hari ini dipusatkan di Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng. Wilayah ini menjadi perhatian khusus mengingat kondisi geografis dan dampak lingkungan yang dialami warga setempat.
Pelaksanaan di lapangan dikawal langsung oleh Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKAPMII) Lamongan. Kehadiran bantuan ini dinilai menjadi momentum krusial bagi warga yang sudah berbulan-bulan terdampak banjir.
"Kepedulian terhadap korban banjir di Lamongan yang diberikan oleh Gus Muhaimin merupakan pelepas dahaga bagi masyarakat yang sudah merasakan banjir sejak empat bulan ini," kata Ketua PC IKAPMII Lamongan, Miftach Alamudin. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

